Cara menyemai benih


Sebelum memulai menanam tanaman secara hidroponik, pertama-tama kita harus menyemai benih tanaman terlebih dahulu.

Perlengkapan yang perlu dipersiapkan sebelum menyemai benih adalah :

1. Benih

2. Air bersih

3. Sprayer

4. Media Tanam, misal: Rockwool.

5. Nutrisi AB Mix

bali_hidroponik_cara_semai

Bali Hidroponik – Cara Semai

Berikut ini adalah langkah langkah dalam menyemai benih tanaman.

– Potonglah Rockwool menjadi bagian kecil ukuran 1.5×1.5×1.5 cm atau 2 x 2cm,  sesuaikan dengan  jenis tanaman.

– Setelah dipotong, rendam potongan Rockwool dengan air biasa. Setelah direndam dan basah semua, kibaskan Rockwool biar tidak terlalu banyak air didalamnya.

– Buat lubang pada Rockwool, besar nya sesuaikan dengan besar benih yang akan disemai

Bali Hidroponik - Tray Semai

Bali Hidroponik – Tray Semai

– Taruh benih pada lubang yang telah dibuat, untuk sayuran daun seperti selada, sawi, pakcoy, anda bisa menaruh 1 benih tiap Rockwool, untuk kangkung, seledri anda bisa menaruh sampai 4-5 benih.

– Setelah semua Rockwool untuk semai sudah dikasih benih, tutup dengan plastik warna hitam dan letakkan ditempat tanpa sinar matahari.

Bali Hidroponik - Bibit Selada

Bali Hidroponik – Bibit Selada

– Selama 1-3 hari cek tanaman setiap hari, jika sudah ada yang bertunas/ sprout, silahkan pindahkan ke tempat yang terkena sinar matahari, namun kelembaban Rockwool mesti dijaga dengan menyemprotkan air bersi menggunakan sprayer.

– Usahakan pengenalan sinar matahari tidak telat supaya tidak terjadi etiolasi / kutilang pada benih yang kita semai.

– Siram / semprot benih yang sudah berdaun menggunakan air bersih pagi dan sore.

– Jika daun sudah 4 benih siap pindah tanam ke sistem hidroponik yang sudah anda siapkan.

Catatan:

Selama proses semai hanya gunakan air biasa tanpa Nutrisi Hidroponik AB Mix. Nutrisi Hidroponik AB Mix digunakan setelah benih dipindah ke sistem tanam hidroponik.

Bali Hidroponik - Selada

Bali Hidroponik – Selada